Kisah Motivasi | Manfaatkan Setiap Detik


MANFAATKAN SETIAP DETIK

Seorang pemuda tersesat ketika masuk kesebuah hutan tebal. Dia terus melarikan diri bila dikejar oleh seekor gajah dan terjumpa dengan sebuah lubang yang agak dalam untuk menyembunyikan diri.

Dia meninjau kedalam lubang tersebut dan ternampak seekor ular. Kerana tidak ada pilihan lain, dia terpaksa bergayut pada akar tumbuhan berjalar sehingga gajah itu pergi.

Tak disangka ada pula dua ekor tikus (tikus berwarna putih dan hitam) mulai menggigiti akar tumbuhan berjalar tersebut, dia pun menjadi cemas kerana takut terjatuh ke dalam lubang dan dalam masa yang sama dia tak boleh naik ke atas kerana gajah masih berkeliaran di sana.

Diatas lubang tersebut terdapat sebuah pokok, yang mana pada salah satu dahan pokok tersebut terdapat sarang lebah yang penuh madu. Madunya pun menitis jatuh ke muka pemuda tersebut. Si pemuda mulai menikmati setiap titisan madu yang jatuh.

Tiba-tiba seorang lelaki tua pun melalui kawasan tersebut dan ternampak si pemuda tadi, dia pun mendekati dan menawarkan bantuan pada pemuda tersebut untuk membantu mengeluarkannya.

Namun kerana rasa madu tersebut yang begitu nikmat dia pun menolak bantuan dari lelaki berkenaan dan mengabaikan keadaan berbahaya yang dia alami sekiranya terjatuh ke dasar lubang berkenaan.

Sebagai renungan:

GAJAH disini melambangkan kematian. Kematian selalu mengikuti kita. Peranan gajah disini memotivasi kita untuk menghargai hidup kita ini.

ULAR disini melambangkan usia tua. Lambat laun kita pasti akan menjadi tua. Selagi masih muda, kita berusaha mengumpul pengalaman, menambah kepandaian, dan kemampuan yang tentu akan membina kejayaan masa depan kita.

Atau kita hanya dapat mengikuti rentaknya saja, dimana umur yang semakin bertambah tetapi tidak diselingi dengan bertambahnya pengalaman, kebijaksanaan, dan kepandaian.

AKAR tanaman berjalar melambangkan kehidupan kita sebagai seorang manusia. Dimana kita juga akan mengalami (naik dan turun) kesenangan dan kesedihan.

DUA EKOR TIKUS menggambarkan siang dan malam. Dan dua ekor tikus yang mengigit akar tanaman tidak lain adalah laksana siang dan malam di dalam kehidupan manusia. Dari detik pertama kita dilahirkan ke dunia ini, pengantian siang dan malam terus memamah usia kita.

LELAKI TUA ibarat seperti seseorang yang mempunyai peranan penting dalam masa depan kita. Seorang yang baik hati datang untuk memberikan bantuan,dorongan maupun motivasi untuk membawa kita ke jalan yang benar.

MADU adalah kesenangan duniawi yang terus menggoda kita.

Dari cerita di atas memotivasi kita supaya memanfaatkan setiap detik waktu kita sebaik mungkin dengan kegiatan bermanfaat. Adakah benar, jika kita masih muda maka masa depan kita masih panjang..? Renungkan dan fikirkan...






 ~ Wassalam ~



Rizali Masri
\(^_*)/



Cetak

No comments:

Post a Comment

Hi everyone .. please leave your comment here ~

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...